PENGGORENGAN Ragam fikir sudut pandang di Indonesia tentu beragam bahkan cara memverbalkannyapun penuh dengan corak gaya artikulasi bass sampai ke tenor melengking agar tajuk bahasan dan obyek tertunjuk takluk dibawah telunjuk

PENGGORENGAN.
Ragam fikir, sudut pandang di Indonesia tentu beragam, bahkan cara memverbalkannyapun penuh dengan corak gaya artikulasi bass sampai ke tenor melengking agar tajuk bahasan dan obyek tertunjuk takluk dibawah telunjuk.
Mestilah ada kontrol tafakkur dan tadabbur saat merinci ke relung Sang Maha dan Sakralitas Nya.
Terkadang banyak cara orang untuk menunjukan keunggulan diri dalam argumentasi, fikir dan debat.
Namun tidaklah usah masuk ke ihwal apatah kata lagi berfiksi Kitab Suci, karena masihlah bejibun bahan di otak untuk menggelar subyek lain yang tidak bersayap.
Beragamlah dalam kearifan agar nampak nuansa kebhinekaan kita, dan beragamalah sesuai tuntunan kesucian karena itu jalan lurus menuju keteduhan untuk hidup sementara dan keabadian kelak.
Toh kita sama mengindikasi bahwa si bakul lapak penggorengan memang selalu butuh bahan untuk digoreng, maka waspada bertaklimat itu perlu agar tidak mudah diukur penggorengan.

2 thoughts on “PENGGORENGAN Ragam fikir sudut pandang di Indonesia tentu beragam bahkan cara memverbalkannyapun penuh dengan corak gaya artikulasi bass sampai ke tenor melengking agar tajuk bahasan dan obyek tertunjuk takluk dibawah telunjuk”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *