Social Media kerap membuat standart kewarasan manusia

Social Media kerap membuat standart kewarasan manusia
‘terjun bebas’ ke level terendah.Saat orang bicara tentang sesuatu, muncul pernyataan yang merupakan buah dari persangkaan yang jelek.
Tertulis : “Jangan mentertawakan dosa orang lain”
Hellooo. Jangan buru-buru meng-klaim orang lain tengah mencemoohmu tentang apa yang apa yang tengah engkau perbuat. Bukankah jari-jarimu sendiri yang mengundang orang lain untuk tertawa oleh sebab perilaku konyol yang kerap
engkau tampilkan?
Karenanya..
penting untuk merenung lebih banyak sebelum meng-unggah sesuatu ke hadapan khalayak luas. jika memang satu hal itu bermanfaat, maka postinglah. jika rasa kesal tengah mendominasi didalam hati, maka tahanlah jari-jari itu. dan jika hati sedang melambung karena “dibohongi” camera canggih atas hasil cekrek
yang “cute”, PENJARAKAN saja jari-jarimu itu
Dulu…
Orang tua kita merasa malu-malu untuk banyak gaya dengan berbagai pose, padahal kala itu usia kita terhitung
masih anak ingusan. Tapi sekarang… Orang yang sudah paham pesan Nabi pun, bahwa 40 tahun adalah usia tua yang penuh penentuan (perihal tempat kembali), tingkah polah banyak orang dilevel usia ini masih tampak bak ABG labil yang memang layak untuk “ditertawakan”
Rasa malu ?
Jangan ditanya dibuang kemana. Bagaimana tak layak ditertawakan ? Sudah ditertawakan saja, masih tetap bebal kan ? Itu pertanda (mata) hati tidak terbuka
atas nasehat dan hidayah Allah ta’ala.
Lewat mana cara hidayah itu akan masuk dan lekat didalam hati, jika kita kerap mengakrabi berbagai jenis maksiat
Practice what your post, ladies!
Persoalan umat ini banyak dan besar perkaranya. Jika hal sepele saja kita diduduki syaithon, bagaimana hati akan hidup atas perkara- perkara yang jauh lebih besar !
Tolonglah dirimu sendiri ! Selamatkan imanmu, Selamatkan (kemuliaan) islam, Selamatkan gaya hidupmu
Hinakan aib-mu sendiri sebelum terhina oleh orang lain.
Novie ch14

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *