Sebagai kota pintar smart city Bandung tentu memiliki segala daya dan upaya untuk membuat kota ini benar benar layak menggunakan atribut ini apalagi jika ditambah istilah kreatif semakin membuat Bandung berada pada garda depan kota kota lainnya khususnya di Indonesia dalam sudut pandang ini Melihat hal demikian maka sudah selayaknya penguasa kota memberikan improve untuk slums area bukan menghilangkannya seperti yang terjadi di Kampung Kolase

Sebagai kota pintar (smart city), Bandung tentu memiliki segala daya dan upaya untuk membuat kota ini benar-benar layak menggunakan atribut ini, apalagi jika ditambah istilah kreatif semakin membuat Bandung berada pada garda depan kota-kota lainnya khususnya di Indonesia dalam sudut pandang ini. Melihat hal demikian, maka sudah selayaknya penguasa kota memberikan ‘improve’ untuk “slums area” bukan menghilangkannya seperti yang terjadi di Kampung Kolase. Mungkin tidak menghilangkan tapi merelokasinya, tetapi tetap saja ada yang hilang ; memori kolektif, kehidupan keseharian yang telah lama tertanam, psikologi ruang dll, termasuk mata pencaharian. Jika relokasi ini untuk kebaikan masyarakat dan peningkatan standar penghidupan mereka sangatlah baik. Tetapi sangat tidak elok jika relokasi yang dimaksud hanya sekedar untuk merubah ‘slums area’ , seperti di Kampung kolase untuk membuat infrastruktur estetika kota berupa Ampliteater untuk hanya sekedar pemenuhan target standar indeks kebahagian kota dan target mendapatkan penghargaan atau untuk sarana-prasarana pendukung sebuah perhelatan olahraga bernama PON (Pekan Olahraga Nasiona) 2016 sebagai keangkuhan kota untuk menunjukan keberhasilan atas nama “smart” dan kreatif. Lebih celaka lagi, kalau ternyata penghilangan ‘slumsarea’ (kampung kolase) ini sebagai pintu gerbang untuk masuknya akumulasi kapital dalam akselerasi pembangunan hotel, apartemen dibelakangnya yang sudah terlanjur ada. Jadi, ternyata di Bandung untuk kasus kampung kolase, fungsi relokasi adalah menghilangkan ‘slumarea’. Apakah ini merupakan tindakan ‘smart dan kreatif’. Kita bisa melihatnya, salam ‘smart’, salam kreatif !

GEBRAK Gerakan Bersama Atasi Kriminalitas

GEBRAK ( Gerakan Bersama Atasi Kriminalitas )
PEDULI GEMPA LOMBOK
TERKAIT GEMPA YANG MELANDA SAUDARA KITA DI NTB ( LOMBOK )
GEBRAK OPEN DONASI UNTUK DISALURKAN MENGINGAT KONDISI SAUDARA-SAUDARA KITA YANG SEDANG TERKENA MUSIBAH SETIDAKNYA KITA BISA SEDIKIT MERINGANKAN DENGAN BANTUAN YANG BISA KITA BERIKAN.
KEBUTUHAN-KEBUTUHAN YANG DIPERLUKAN
– MAKANAN DAN MINUMAN
UNTUK DONASI MAKANAN KERING
TERMASUK SUSU BAYI.
UNTUK MINUMAN BERUPA AIR MINERAL KEMASAN
– PAKAIAN DALAM PEREMPUAN,PEMBALUT ,KEBUTUHAN BAYI ( POPOK DAN PAKAIAN BAYI/ANAK)
– PAKAIAN LAYAK PAKAI , SELIMUT DAN TERPAL
– BISA BERUPA UANG ,NANTI AKAN DIBELANJAKAN SESUAI KEBUTUHAN YANG KURANG.
BISA DITRANSFER ATAU DIBERIKAN KEPADA YANG DITUNJUK.DISERTAI BUKTI SETORAN.
UNTUK SETORAN LEWAT BANK HARAP DISERTAI DENGAN KODE TRANSAKSI ( 0274 ) ATAU DENGAN PENAMBAHAN NOMINAL 250,-
CONTOH
10.250,-
100.250,-
1.000.250,-
UNTUK MENGETAHUI REK YANG MASUK.
TRANSFER KE NO REK BANK MANDIRI
ATAS NAMA
TRIAS KINTHORO
137-0014-388-413
PENANGGUNG JAWAB
KETUA UMUM GEBRAK
TRIAS KINTHORO
NO HP: 082236594643
UNTUK BANTUAN BISA DISALURKAN KE REKAN-REKAN YANG DITUNJUK
ATAU BISA LANGSUNG KE POSKO GEBRAK PEDULI DI ALAMAT
JL GODEAN KM4 KAJOR RT03 NO39 RW01,NOGOTIRTO, GAMPING, SLEMAN, YOGYAKARTA
NO TLP POSKO :
SURYO AJI SUDARYONO 08122992937
ATAU BISA DITITIPKAN KE REKAN2 YG DITUNJUK.
PENGUMPULAN DONASI MAXIMAL TANGGAL 11 AGUSTUS 2018 PUKUL 24.00
KOTA
SUGIYARNO
NO HP: 087739696226
SELATAN
YANI ARDIYANTO
NO HP: 087838399048
BARAT
YUSUF FANANI
NO HP: 085868977698
UTARA
PURNOMO
NO HP: 089672140456
TIMUR
DWI CAHYA
NO HP: 082243431298
WONOSARI
RIZKY SENJU
NO HP: 082241144073
JAWATENGAH ( Muntilan Magelang )
HERI SULISTYO
NO TLP: 087738224886
TRI KUSNANTO
NO TLP: 083120805174
TERIMAKASIH ATAS PERHATIANNYA
SEDIKIT BERBAGI UNTUK SAUDARA KITA.
SALAM KALONG JOGJA
SALAM SATU KALONG
#GEBRAKPEDULI
#GEBRAKYOGYAKARTA
#GEBRAKJAWATENGAH
Mohon maaf rekan2 yg saya TAG. Bila tidak berkenan bisa dihapus..
Terimakasih.. Berbagi tidak harus memberi tp bisa dengan membagikan informasi.

Membangun Peradaban Zakat Zakat Harus tegak di negeri dgn penduduk muslim terbesar dunia ini

Membangun Peradaban Zakat
Zakat Harus tegak di negeri dgn penduduk muslim terbesar dunia ini.
Setiap Muslim punya tanggung jawab Membumikan Zakat demi terciptanya keadilan sosial substansial.
Bergerak lah di wilayah kita masing-masing, dari hal yg paling kecil, lakukan scr istiqamah, insya Allah perubahan demi perubahan akan terjadi, dan hasilnya di luar dugaan kita, karena Allah akan selalu menolong hamba yg menolong agamaNya.
Masing-masing kita harus berkontribusi sesuai kapasitas kita dlm gerakan membangun Peradaban Zakat di negeri tercinta Indonesia.
Selamat Hari Zakat Nasional, 27 Ramadan 1439 H./ 12 Juni 2018
“Zakat Melesat, Umat Terangkat”

ANOTHER ROOFTOP FARMING Pentingnya proses perencanaan dan perancangan

ANOTHER ROOFTOP FARMING:
Pentingnya proses perencanaan dan perancangan
Bagi sy, merencanakan dan merancang sebuah kebun, termasuk kebun di atap bangunan/ rooftop farming yang sedang saya kerjakan ini, sama prosesnya seperti kalau sy sedang merencanakan dan merancang sebuah proyek arsitektur sesuai profesi keseharian saya.
Jadi, membangun sebuah kebun yang baik memang tidak terjadi begitu saja seperti meng”copy paste” disain dari kebun lain yg sudah ada. Semuanya perlu proses yang komprehensif dan spesifik sesuai dengan kasusnya masing2.
Setelah ada permintaan dari klien, inilah serangkaian kegiatan yg hrs sy lakukan demi terwujudnya hasil akhir yg membahagiakan semua pihak:
– diskusi dg klien ttg maksud dan tujuannya
– pembahasan komoditas dan marketnya
– konsep pengelolaan dan sdm nya
– analisis biaya investasi, operasional dan BEP nya
– survey lokasi dan pengukuran
– analisis teknis dan non teknis
– proses disain dan visualisasinya (gbr 2D dan 3D)
– penghitungan konstruksi
– pelaksanaan pekerjaan konstruksi
– training dan praktek
– konsultasi & pendampingan dlm proses menanam
– panen, packing, branding dan delivery system
– review & evaluation
– dsb
Jadi, dibalik sebuah karya yg baik memang selalu ada proses yang panjang dan terintegrasi. Berita baiknya: semua proses tsb adalah proses yg menyenangkan bersama saya. Saya jamin! ?
(Masih belum mau berhidroponik?)
#plananddesign
#enjoytheprocess

Allahu Akbar Erdogan Menang Puluhan Milyar Dolar Dana Negara2 Arab Teluk Ludas Dimakan Setan

Allahu Akbar, Erdogan Menang
Puluhan Milyar Dolar Dana Negara2 Arab Teluk Ludas Dimakan Setan
Kendati Erdogan diserang dg berbagai cara oleh kelompok sekular, termasuk puluhan milyar dolar AS dikucurkan negara2 Arab Teluk menghancurkan Erdogan, Turki dan mata uangnya, kandas dan ludas dimakan setan.
Dari 96.3 % suara yg sdh dihitung, 52.9 % utk Erdogan.
Ternyata masyarakat Muslim Turki sdh cerdas dan tdk bisa dikelabui dan ditipu oleh media Barat dan sekular Turki.
Semoga masyarakat Muslim Indonesia juga bisa mengikuti kecerdasan masyarakat Turgi.
ALLAHU AKBAR, KEMENANGAN BAGI ISLAM & KAUM MUSLIMIN

Demam StartUp Ada apa dengan StartUp hingga Wakil Bupati Luwu pun joint StartUp

Demam StartUp
Ada apa dengan StartUp hingga Wakil Bupati Luwu pun joint StartUp ?
Banyak yang bingung kok tiba tiba StartUp jadi viral.. kok semua pada ngomong StartUp..
Konom ada yang berusaha mengurai makna StartUp adalah perusahaan pemula.. perusahaan baru.. bisnis bagi pengusaha pemula lah.. ada juga yang mencoba memberi makna “Start Up bisa buat perusahaan yang jalan di tempat kemudian mencoba model bisnis baru… bla bla bla…”.
Ha ha ha tambah menarik.. kita jadi makin mendapat pencerahan makhluk macam apa ya StartUp itu…
Yang jelas “StartUp telah melahirkan 5 bintang peraih Ruby Award berupa Sepeda Motor Honda Beat…
#DemamStartUp
#StartUpBisnisJadiMudah
#GoStartUp

NEGARAKU KAYA SUMBER DAYA ALAM Negaraku miskin kompetensi SD PEMERINTAH JADINYA

NEGARAKU KAYA SUMBER DAYA ALAM;
Negaraku miskin kompetensi SD PEMERINTAH, JADINYA
NEGARAKU JATUH MISKIN, buktinya lihat postur ANGGARAN TAHUN 2018 sesuai APBN
– pendapatan Negara Rp 1.894,7 T
– belanja negara Rp 2.200,7 T
– Defisit Rp 306 T
(Besar pasak daripada tiang) maka tumbangkah rumah tangga negara.
UTANG NEGARA HINGGA TAHUN 2018 sebesar RP 4.772. T
Kemampuan membayar utang per tahun hanya sebesar Rp 399,2 T TIDAK MUNGKIN UTANG ITU LUNAS HINGGA NEGARA BUBAR ATAU DISITA OLEH PEMBERI UTANG
Miskin, miskin dan miskin
Mingkin ini predikat keenam yg bisa saya Sematkan kpd negara RI NEGARA MISKIN

Banyak yg ribut soal Islam Nusantara tapi pura pura buta dengan Islam Terpadu yg justru identik dengan wahabisme

Banyak yg ribut soal “Islam Nusantara”, tapi pura-pura buta dengan “Islam Terpadu” yg justru identik dengan wahabisme.
Saya sih santai saja, karena intinya apa pun langkah yg diambil oleh NU, pasti akan terus dicari kesalahannya, hingga kadang diserang dengan dalil yg dipaksakan.
Padahal mereka yg suka ribut itu kebanyakan adalah pendatang baru, anak bau kencur, baru hafal beberapa hadits dan baca Qur’an terjemahan saja, tidak tahu sejarah syiar Islam di Indonesia, tidak tahu juga bagaimana perjuangan Bangsa Indonesia.
Sedangkan NU yg memunculkan istilah Islam Nusantara itu sudah ada sebelum Indonesia merdeka, menjadi pelaku sejarah dalam berperang melawan penjajah, apalagi soal dakwah untuk mensyiarkan Islam yg rohmatan lil’alamin, itu sudah menjadi tugas pokok NU sehari-hari.
Karenanya muncul lah istilah Islam Nusantara, setelah wajah Islam yg seharusnya sejuk, damai, merangkul, menenangkan, mengalami degradasi karena berkembangnya kelompok-kelompok radikalis dan wahabisme yg telah membuat wajah Islam jadi gersang dan menakutkan.
Islam Nusantara adalah Islam yg ada di Nusantara, yg masuk dengan pola dakwah tanpa peperangan, tetapi dengan akhlak yg santun, ramah dan rukun, padahal sebelumnya wilayah Nusantara sendiri dihuni oleh penganut animisme, dinamisme, juga Hindu-Budha.
Tapi berkat perjuangan Para Auliya, seperti Walisongo yg mensyiarkan Islam tersebut, kini wilayah Nusantara khususnya Indonesia menjadi negara mayoritas muslim terbesar di dunia. Dan umat Islam di Indonesia memiliki karakteristik serta kultur yg berbeda dengan umat muslim di wilayah lainnya.
Umat Islam Nusantara itu terkenal dengan kaum sarungan, peci hitam, atau peci merah seperti saya (hehee), kaya akan tradisi dan budaya seperti tahlilan, yasinan, dzikiran, marhabaan, manakiban, haulan, mauludan, rojaban, nisyfu sa’banan, satu syuroan, sholawatan, ziarah kubur, dan lain lain.
Sedangkan yg terjadi saat ini, umat Islam tengah dalam kemerosotan, dibenturkan dengan budaya, dibenturkan dengan tradisi yg padahal substansinya mengandung ajaran Islam, dibenturkan dengan pemerintah yg dianggap bukan bagian dari Islam, dibenturkan dengan dasar-dasar kehidupan berbangsa dan bernegara yg padahal Para Ulama Besar terdahulu sudah menyepakatinya.
Itulah, tidak perlu tegang, santai saja, karena Islam itu memiliki makna dhohir dan batin, memiliki makna tekstual dan esensial. Makanya kita harus ngaji yg luas, syariat dan tasawwufnya juga dikaji agar tidak kagetan dan tidak mudah menghakimi orang lain dengan mengambil alih hak prerogatif Tuhan.
Man ‘arofa nafsahu faqod ‘arofa robbahu..
#SantaiSambilNgofi
???

Produk Israel Yahudi Khazarian atau Azkhenazi yang jelas perlu ditolak oleh seluruh Muslim dunia adalah moneter riba bankisme dan uang fiat riba

Produk Israel (Yahudi Khazarian atau Azkhenazi) yang jelas perlu ditolak oleh seluruh Muslim dunia adalah moneter riba, bankisme dan uang fiat riba. Uang kertas adalah penipuan, uang fiat bukanlah uang, mereka oligarki rentenir menciptakan uang dari utang riba, bunga berbunga, kita disuruh mempercayai sihir setan riba. Sebuah penipuan dan perbudakan masif, mereka yang menciptakan uang riba, kita disuruh membayar kembali uang yang sebetulnya tidak ada melalui pajak tidak bertepi dan inflasi, perampokan bangsa-bangsa. Free Palestine and free the world.

Cizye atay Jizya untuk non Muslim di masa Kesultanan Ottoman adalah 1 2 4 Dinar atau 12 24 atau 48 Dirhem kesemuanya dalam perak dan emas murni

Cizye atay Jizya untuk non Muslim di masa Kesultanan Ottoman adalah 1, 2, 4 Dinar atau 12, 24 atau 48 Dirhem, kesemuanya dalam perak dan emas murni. Untuk kelas menengah dan orang kaya dari non Muslim. Kemudian Kesultanan Ottoman menyesuaikannya di setiap wilayahnya dengan ketetapan untuk setiap keluarga seperti 30 akca (dirham) di Thassos, 50 acka di Bitlis tapi 80 acka di Syria dan Palestina, 50 acka di Hungaria, tapi untuk orang miskin adalah 5 sampai 25 acka. (The Ottoman Empire: Economy and society 1300 – 1600, hal 68)